Jadi, Anda telah menimbang baik dan buruknya, dan memutuskan untuk membeli mobil. Namun, sebelum mulai berkendara di malam hari, ada beberapa hal yang harus Anda evaluasi terlebih dahulu. Artikel ini berisi topik utama yang harus Anda pertimbangkan saat memutuskan membeli mobil.

1. Apa Kegunaan Mobil?

Sebelum menentukan jenis mobil, tanyakan kepada diri sendiri mengapa Anda membutuhkannya. Bedakan antara “harus” dengan “ingin” memiliki, dan Anda akan mampu mengambil keputusan dengan jauh lebih mudah. Misalnya, mobil convertible memang nyaman saat dikendarai, namun mungkin tidak praktis digunakan di negara yang sering hujan.

Jika keluarga Anda besar, atau sering berkendara bersama paling tidak 3 orang karena pekerjaan atau alasan pribadi, pertimbangkan untuk membeli mobil yang lebih besar, atau stationwagon yang mungkin kurang seksi. Jika perjalanan Anda ke kantor cukup panjang dan dipenuhi kemacetan, pastikan mobil masa depan Anda tertutup rapat dan dilengkapi dengan sistem suara yang baik. Jadi, kalaupun harus terperangkap dalam kemacetan, paling tidak Anda akan tetap merasa nyaman dan terhibur!

Jika tempat parkir di dekat rumah atau kantor sempit dan meruncing, belilah mobil yang dilengkapi dengan sensor jarak di kedua sisi dan bagian depan/belakangnya karena pengemudi paling hebat sekalipun boleh memanfaatkan semua bantuan yang tersedia, terutama setelah bekerja sehari penuh!

Dalam jangka menengah hingga panjang, Anda akan lebih puas membeli mobil yang sesuai dengan kebutuhan, terutama setelah merencanakan, memperkirakan, dan meninjau kondisi di masa depan.

2. Hal yang Harus Diperhatikan saat Membeli Asuransi dan Pembiayaan Mobil

Rencanakan anggaran dengan hati-hati sebelum memutuskan rentang harga yang sesuai bagi Anda. Panduan umum yang bagus adalah menambahkan 20% biaya keperluan mobil. Berdasarkan pada harga bahan bakar saat ini dan jarak yang Anda tempuh setiap hari, buatlah perkiraan biaya bahan bakar bulanan. Jumlahkan perkiraan ini dengan pajak kendaraan dan biaya asuransi, dan jangan lupa tambahkan beberapa ratus ribu rupiah setiap bulan untuk biaya servis (frekuensinya bergantung pada penggunaan dan jarak tempuh mobil). Setelah mendapatkan perkiraan besaran pengeluaran mobil setiap bulannya, tambahkan 20%-nya dan sisihkan dana ini setiap bulannya.

Pahami bahwa biaya ini juga akan membantu Anda menentukan untuk membeli mobil baru atau bekas. Mobil baru membutuhkan biaya awal yang lebih besar namun biaya pemeliharaan yang relatif lebih rendah, sementara mobil bekas membutuhkan biaya pembelian yang lebih murah namun mungkin membutuhkan biaya pemeliharaan yang lebih besar dalam jangka menengah hingga panjang, bergantung pada kondisi dan kebutuhan pemeliharaannya. Rencanakan sejak dini, pertimbangkan tahap kehidupan Anda (menabung untuk biaya pernihakan, membeli rumah baru), dan buatlah keputusan masak-masak mengenai jenis mobil yang Anda akan beli.

Asuransi mobil adalah biaya yang harus dikeluarkan dalam setiap pembelian mobil. Saat memilih perusahaan asuransi, mintalah saran dari orang-orang terdekat. Tanyakan perusahaan asuransi yang dipilih oleh teman-teman dan keluarga, dan tanyakan apakah mereka pernah mengalami hal negatif selama menggunakan layanan perusahaan tersebut. Selain itu, kunjungi forum pemilik mobil untuk mengetahui perbedaan layanan asuransi dan perusahaan yang paling mudah bekerja sama.

Hal yang paling penting, utamakan kualitas layanan konsumen daripada harga saat mengambil keputusan, karena layanan yang bagus dan cepat sangatlah penting saat mengajukan klaim asuransi mobil.

3. Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membeli Mobil Bekas

Jika Anda memutuskan untuk membeli mobil bekas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Setelah membuat janji dengan penjual, mulailah menelitinya. Kunjungi forum pemilik mobil online untuk mencari tahu keluhan dari pengendara mobil yang sama dengan yang Anda inginkan. Putuskan apakah keluhan ini cukup untuk mengubah keputusan Anda, atau apakah Anda mampu menghadapi masalah yang sama.

Setelah meneliti, waktunya untuk mengunjungi penjual. Perhatikan kondisi mobil secara visual. Periksa apakah ada cat yang perlu diperbaiki atau benjolan/lipatan pada badan mobil yang seharusnya mulus. Kerusakan ini adalah pertanda bahwa mobil pernah mengalami kecelakaan, dan Anda harus mencari tahu lebih lanjut dari penjualnya. Kecelakaan serius akan berdampak pada integritas struktur mobil, dan mungkin menyebabkan masalah kerusakan mesin di beberapa bulan atau tahun ke depan.

Setelah memeriksa dari luar, duduklah di kursi pengemudi dan periksa fungsi interior dan elektronik di dalam mobil. Periksa sistem penyesuaian posisi kursi pengemudi dan penumpang, power window dan kaca spion (jika dikendalikan secara elektronik), AC, dan wiper kaca belakang. Memeriksa lampu interior juga bermanfaat untuk memastikannya masih berfungsi dengan baik.

Jika seluruhnya tampak berfungsi dengan baik, Anda boleh menyalakan mesin. Dengarkan suara saat mesin mulai menyala, apakah terdengar berat atau ringan dan halus? Suara mobil yang terdengar berat dan tersendat mungkin menandakan masalah pada mesin, dan Anda harus memastikannya sebelum mengambil keputusan apa pun. Saat mesin mobil menyala dalam kondisi idle, rasakan remnya. Pastikan Anda bisa merasakan dorongan ringan ke belakang saat menekan pedal rem. Coba tekan beberapa kali sambil mengeluarkan mobil dari tempat parkir, biasakan diri Anda dengan rem dan perhatikan tekanan yang diperlukan untuk menghentikan mobil.

Jika Anda mendeteksi masalah apa pun, atau merasa tidak nyaman dengan hal-hal di atas, bicarakan dengan penjual mobil. Penjual mobil yang bagus dan terpercaya akan memeriksa masalah ini dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasinya sebelum menjual mobil kepada Anda.

4. Uji Coba Mengendarai Mobil?

Jika mungkin, Anda sebaiknya meminta bantuan teman untuk mendampingi Anda saat uji coba. Pengendara mobil yang objektif dan berpengalaman tentu dapat mengenali masalah yang mungkin Anda lewatkan.

Sebelum mulai uji coba berkendara, periksa ban mobil secara visual. Umumnya ban pada mobil juga bekas, namun pastikan ban belum aus dan masih aman digunakan. Garis-garis pada ban seharusnya masih cukup dalam sehingga dapat memberikan gaya gesek dan mampu mencengkeram jalanan yang basah.

Perhatikan baik-baik rem dan reaksi mobil saat dipercepat dan diperlambat. Gerakan yang menyentak dan berhenti tiba-tiba mungkin menandakan masalah pada sistem transmisi atau rem, dan Anda harus mendeteksinya jika ada.

Jika Anda mengendarai mobil manual, perhatikan dan pahami mekanisme perpindahan gigi saat mempercepat mobil. Pastikan sistem perpindahan gigi mobil halus dan dapat bereaksi dengan cepat saat dinaikkan. Dan saat Anda melambat, gigi mobil juga harus dapat diturunkan dengan halus, tanpa disertai sentakan atau harus mengerem terlalu dalam.

Selama mengemudi, dengarkan adanya suara abnormal dari dalam mobil. Pada titik tertentu, turunkan kaca mobil dan cobalah berkendara di jalan sepi untuk mendeteksi suara yang keluar dari kap mesin atau ban.

Setelah menyelesaikan pemeriksaan ini dan merasa nyaman dengan keputusan Anda, belilah mobil! Memiliki mobil pertama adalah momen yang penting, selamat dan semoga Anda selamat di perjalanan!

Tautan ke situs web eksternal ke Grup Asuransi Tokio Marine disediakan untuk kenyamanan dan informasi bagi Anda. Akan tetapi, kami tidak memberikan jaminan atau pernyataan (baik secara tegas, tersirat, undang-undang atau sebaliknya) terhadap akurasi atau kesesuaian pada konten tersebut karena konten ini tidak diubah atau diperbaharui oleh kami. Kami tidak mengesahkan produk atau jasa yang terdapat pada situs ini ataupun menyiratkan bahwa produk, jasa atau kegiatan yang ada di situs ini adalah selalu tercakup tercakup di dalam polis kami. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk kami, silahkan mengunjungi informasi produk kami atau hubungi kami.