Kreativitas bukanlah sekadar bakat yang hanya dimiliki oleh sebagian orang, namun lebih merupakan suatu keahlian yang dapat dikembangkan. Sama seperti otot tubuh, kreativitas dapat dilatih dan dikembangkan dengan menyediakan lingkungan yang sesuai dan mendukung.

Aral kreativitas atau creative block tidak perlu lagi menjadi rintangan besar; berikut ini ada beberapa cara yang bermanfaat untuk mengatasi masalah mengganggu ini. 

1. Menciptakan Lingkungan yang Sesuai

Masing-masing dari kita memiliki kreativitas. Kita hanya membutuhkan lingkungan, rangsangan, dan dukungan yang tepat untuk mengeluarkan potensi diri. Misalnya, pekerja di Google memiliki akses ke beragam fasilitas, seperti lapangan voli atau bir secara gratis, yang mungkin lebih sesuai dimanfaatkan dalam pesta akhir pekan. Tujuan pemberian fasilitas ini adalah menciptakan lingkungan kreatif yang memungkinkan para pekerja beristirahat dan merasa nyaman selama di kantor. Dengan demikian, mereka merasa percaya diri dalam menyampaikan gagasan kreatif atau ide-ide gila.

Walaupun sebagian besar pengusaha mungkin enggan menyediakan fasilitas seperti ini di kantor, menumbuhkan budaya kreatif serupa masih mungkin dilakukan. Hasilnya berupa ruang kreatif yang nyaman di mana ide-ide tidak biasa dapat diterima dan kreativitas mendapatkan penghargaan.

2. Kembangkan Permainan Peran di Kantor

Bermain peran dengan rekan kerja dapat membantu Anda mengembangkan situasi permasalahan baru dari sudut pandang klien atau pelanggan. Sekalipun Anda telah berusaha menggunakan sudut pandang klien, berlakon secara fisik berpotensi membantu Anda memahami fakta dan memperkirakan situasi baru.

Inilah saatnya memanfaatkan permainan peran ke ruang kerja.

3. Letakkan Mainan di Meja Kerja

Adakah cara yang lebih baik untuk bermain di kantor daripada menyiapkan mainan di meja kerja? Banyak perusahaan desain menganjurkan para pekerjanya meletakkan mainan kecil di meja kerja mereka, dari balok susun hingga lilin mainan dan kertas origami.

Membentuk benda dengan tangan secara fisik akan mengaktifkan rangkaian jalur saraf yang berbeda, dan dapat memberikan rangsangan kreativitas yang sempurna bagi para pencarinya.

4. Pelajari Keahlian Baru

Mengikuti kelas keahlian bagi orang dewasa juga memiliki efek yang sama terhadap kreativitas dan proses berpikir. Kursus memasak, melukis, pembuatan tembikar, atau bahasa asing memiliki efek yang sama seperti mengubah bentuk mainan kecil dengan tangan.

Walaupun mungkin tidak terkait langsung dengan bidang pekerjaan Anda, mempelajari keahlian baru dapat mengenalkan peralatan dan cara-cara baru mengekspresikan diri melalui karya seni.

Menggunakan peralatan ini, baik secara fisik maupun mental, akan memperluas lingkup keahlian Anda, sekaligus membantu memberikan solusi baru dan segar terhadap beragam permasalahan. 

5. Belajar Menjelaskan

Kreativitas menggambarkan kemampuan Anda untuk merangkum pengetahuan yang telah ada dan mengemasnya menjadi bentuk yang lebih menarik dan segar. Jadi, untuk mengembangkan kemampuan kreatif, Anda perlu mengembangkan pengetahuan di segala hal!

Pada masa di mana internet dapat dijangkau dari ujung jari seperti sekarang ini, ada kecenderungan menganggap suatu informasi selalu tersedia dan tidak perlu dipahami. Padahal, jika harus menghentikan runtutan pemikiran setiap kali membutuhkan informasi tentang sesuatu, proses kreatif Anda akan terganggu.

Untuk memaksimalkan kualitas pengetahuan Anda, biasakan menjelaskan suatu hal kepada diri sendiri. Misalnya, tontonlah video Ted Talk yang menarik, kemudian jelaskan isinya kepada diri sendiri setelah selesai. Kebiasaan mengulas informasi yang baru diterima seperti ini secara bertahap dapat menjadikan Anda pembicara yang hebat dan pemikir yang lebih kreatif secara keseluruhan!

6. Tes 30 Circles - Satu Menit

Perlu meningkatkan kreativitas dalam waktu singkat? Cobalah Tes 30 Circles - Satu Menit. Tes 30 Circles yang diciptakan oleh peneliti Stanford Bob McKim ini terdiri dari langkah berikut ini:

  1. Gambar 30 buah lingkaran di selembar kertas kosong

  2. Ubah sebanyak mungkin gambar lingkaran menjadi benda tertentu (misalnya matahari, manusia, globe, bola basket, dll.)

Perbedaan antara anak-anak dan orang dewasa sangat jelas dalam tes ini. Sebagian besar orang dewasa cenderung memperbaiki gambarnya sendiri selama proses kreatif, akibatnya jumlah gambar lingkaran yang berhasil diubah lebih sedikit daripada anak-anak. Orang dewasa juga cenderung menerapkan aturan “tidak boleh membuat gambar yang sama” atau “menggabungkan lingkaran”, karena mengganggap struktur dan tatanan diperlukan dalam tes.

Kebiasaan memperbaiki dan menerapkan aturan seperti ini cenderung membatasi proses kreatif secara keseluruhan, jadi jalanilah tes 30 Circles - Satu Menit ini dengan mengaktifkan sisi kreatif dan membebaskan diri Anda di dalamnya!

Berjalan-jalanlah di lain waktu Anda menghadapi masalah atau aral kreativitas.

Bergerak secara fisik sembari memikirkan masalah dapat memberikan sudut pandang yang berbeda serta kemungkinan solusinya.

Penelitian di tahun 2014 oleh peneliti Stanford Marily Oppezzo dan Daniel Schwartz menemukan bahwa berjalan di dalam maupun luar ruangan sama-sama dapat merangsang inspirasi kreatif. Faktor utamanya adalah gerakan berjalan, dan bukan lingkungannya. Penelitian ini dipicu oleh hasil sebelumnya yang menemukan korelasi positif antara latihan aerobik dengan fungsi kognitif jangka panjang.

Jadi, lain kali Anda menghadapi aral kreativitas, berjalanlah melewatinya!

8. Bebaskan Diri Mencorat-Coret 

Jika di saat membutuhkan rangsangan kreativitas Anda tidak sempat berjalan-jalan, ada cara lainnya! Ambillah pulpen dan selembar kertas, lalu mulailah mencorat-coret.

Jackie Andrade, seorang profesor psikologi di Plymouth University U.K. berteori bahwa karena mencorat-coret dapat mengalihkan pikiran sadar seseorang dari masalah, kegiatan ini memungkinkan “inkubasi solusi di alam bawah sadar.” Dia menyamakan proses ini dengan bermimpi, dan menyebut tindakan merenungkan masalah seharian lalu menemukan solusinya di pagi keesokan hari sebagai contohnya.

Selain memberikan rangsangan kreativitas, mencorat-coret juga dapat mempertajam fokus Anda saat rapat atau kuliah. Anda boleh membuat coretan apa saja, dari nama atau tanda tangan berulang-ulang, hingga kartun, pola atau tulisan abstrak.

Kreativitas bukanlah bakat alami bawaan lahir sebagian orang yang tidak dimiliki orang lainnya. Dengan beberapa latihan dan percobaan terarah, Anda dapat mengoptimalkan proses berpikir sekaligus menjadi seseorang yang lebih kreatif!

Sekarang, setelah mengetahui cara mengembangkan kreativitas, cari tahu cara  mempercepat memori jangka pendek dan meningkatkan produktivitas Anda!  

Tautan ke situs web eksternal ke Grup Asuransi Tokio Marine disediakan untuk kenyamanan dan informasi bagi Anda. Akan tetapi, kami tidak memberikan jaminan atau pernyataan (baik secara tegas, tersirat, undang-undang atau sebaliknya) terhadap akurasi atau kesesuaian pada konten tersebut karena konten ini tidak diubah atau diperbaharui oleh kami. Kami tidak mengesahkan produk atau jasa yang terdapat pada situs ini ataupun menyiratkan bahwa produk, jasa atau kegiatan yang ada di situs ini adalah selalu tercakup tercakup di dalam polis kami. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk kami, silahkan mengunjungi informasi produk kami atau hubungi kami.