Pensiun di usia muda tidak harus hanya dirasakan oleh para miliarder dan pemenang undian. Faktanya, dengan perencanaan yang matang dan gaya hidup yang disiplin, semua orang bisa pensiun di usia muda dan mengejar impiannya tanpa harus terkekang oleh pekerjaan kantoran.

Berikut ini beberapa strategi yang akan mengawali perjalanan Anda menuju kebebasan finansial, suatu istilah ajaib yang berarti Anda tidak harus lagi bekerja seharian demi melunasi tagihan bulanan dan sesekali menikmati hidangan lezat di restoran.

1. Ambil Semua Keputusan Investasi dengan Bantuan Penasihat Keuangan

Membiasakan diri terhadap langkah ini, yaitu mengambil keputusan investasi apa pun, baik itu pembelian rumah, saham, ataupun menyisihkan uang tunai demi membeli sesuatu di masa depan dengan bantuan penasihat keuangan, akan sangat membantu Anda.

Alasan utamanya adalah: penasihat keuangan lebih mengenal beragam jenis aset  dan kewajiban yang mungkin bermanfaat atau justru menghambat perjalanan investasi Anda. Selain itu, kebebasan finansial pun lebih menyerupai lari jarak jauh daripada jarak dekat.

Walaupun Anda tidak harus selalu mempercayai pendapat atau saran mereka, ingatlah bahwa penasihat keuangan Anda mungkin memiliki argumen yang tepat atau bisa menunjukkan beberapa hal yang mungkin belum Anda pikirkan. Dengan demikian, secara umum mereka akan membantu Anda mengambil keputusan dengan lebih baik.

2. Biaya-Biaya akan Terakumulasi!

Perhatikan dan amati komisi pembelian/penjualan yang menyertai setiap transaksi yang Anda lakukan. Bergantung pada posisi Anda, harga akhir transaksi sering kali menjadi lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang diiklankan.

Misalnya, di Malaysia, komisi agen tidak disertakan pada saat pembelian properti, hanya penjual saja yang harus membayarkan komisinya. Namun, aturan ini tidak sama seperti di Singapura, di mana komisi agen dibayarkan oleh baik pembeli maupun penjual (jika kedua belah pihak setuju menggunakan jasa agen).

Selain tarif konsultasi/jasa, biaya jasa notaris juga menyertai transaksi bernilai tinggi. Jadi, waspadailah biaya tersembunyi yang sering kali diabaikan saat melakukan transaksi besar karena biaya-biaya tambahan ini lama-kelamaan akan terakumulasi dan membesar!

3. Pergerakan Pasar akan Mempengaruhi Aset Anda

Jika sebagian besar portfolio investasi Anda ditempatkan dalam usaha minyak dan gas bumi, perhatikan pengumuman atau pergerakan penting yang berkaitan dengan industri tersebut, misalnya energi terbarukan dan/atau energi bersih. Walaupun mungkin tidak berdampak langsung terhadap harga aset Anda, pasar pada akhirnya akan bergerak suatu hari (biasanya segera!) sehingga berdampak pada investasi Anda yang berharga.

Pahami baik-baik kondisi pasar serta portfolio saham yang mempengaruhi aset Anda. Untuk menekankan kembali contoh sebelumnya, memiliki obligasi perusahaan minyak dan gas mungkin tampak menguntungkan, namun energi listrik  terbarukan yang diperkirakan akan maju dengan pesat mungkin akan mengurangi sebagian daya tarik transaksi ini.

4. Distribusikan Aset

Urun dana (crowdfunding) dalam perusahaan rintisan besar selanjutnya mungkin tampak menjanjikan. Padahal, transaksi ini lebih rumit dibandingkan sekadar mendanai produk atau jasa yang mengesankan.

Jika Anda berinvestasi dalam urun dana/pinjam-meminjam antar perseorangan (p2p lending), siklus kredit, bank sentral global, dan ekonomi AS akan berperan besar.  Karena transaksi internasional dihubungkan oleh beberapa sistem keuangan, sejumlah besar tahap dan langkah di dalamnya mewakili titik potensi kegagalan atau kerugian.

Agar Anda tidak mendanai usaha yang bahkan tidak pernah berkembang, pertimbangkan untuk mendistribusikan aset secara merata dan menyusun portfolio yang seimbang.

5. Kematian dan Pajak

Kita semua mungkin pernah mendengar bahwa hanya ada dua hal inilah yang pasti di dunia. Walaupun begitu, banyak investor muda yang cenderung abai memasukkan besaran pajak saat menghitung potensi keuntungan investasi.

Mengevaluasi undang-undang pajak di negara tempat Anda bertransaksi sekaligus memastikan untuk menyertakan aturan dan besarannya dalam pertimbangkan Anda sejak awal adalah langkah yang bijaksana, terutama saat melakukan transaksi lintas negara.

Sebagai contoh, seorang investor Singapura yang hendak menjual properti di Malaysia diwajibkan membayar pajak sebesar 30% dari keuntungan bersih penjualan propertinya jika ia menjualnya pada tahun kelima kepemilikian, sementa itu, persentase ini akan berkurang sebesar 5% jika ia menunggu hingga tahun keenam untuk menjualnya.

Pengaruh pajak sering kali diabaikan dalam memperhitungkan keuntungan transaksi. Jadi, ketahuilah aturan perpajakan dalam pasar tempat Anda berinvestasi karena inilah biaya utama yang tidak bisa dihindari atau dielakkan.

Walaupun poin-poin di atas mungkin tampak sudah jelas bagi pengamat biasa, seorang investor yang dihadapkan pada kesepakatan yang “terlalu bagus untuk dilewatkan” kemungkinan besar akan melangkah tanpa mempertimbangkan pilihan lainnya.

Jadi, lain kali Anda akan mengambil keputusan keuangan penting, berhentilah sejenak, berbicaralah dengan penasihat keuangan, dan telitilah terlebih dahulu.

Setelah terbiasa terhadap perilaku berhati-hati seperti ini, Anda akan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih baik dan lebih bijaksana sehingga membawa Anda semakin dekat ke target kebebasan finansial!

Tautan ke situs web eksternal ke Grup Asuransi Tokio Marine disediakan untuk kenyamanan dan informasi bagi Anda. Akan tetapi, kami tidak memberikan jaminan atau pernyataan (baik secara tegas, tersirat, undang-undang atau sebaliknya) terhadap akurasi atau kesesuaian pada konten tersebut karena konten ini tidak diubah atau diperbaharui oleh kami. Kami tidak mengesahkan produk atau jasa yang terdapat pada situs ini ataupun menyiratkan bahwa produk, jasa atau kegiatan yang ada di situs ini adalah selalu tercakup tercakup di dalam polis kami. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk kami, silahkan mengunjungi informasi produk kami atau hubungi kami.