Para profesional dan pakar industri berpengalaman sering kali juga andal dalam membangun hubungan dan dengan kemampuan ini, mereka mampu lebih banyak membuat kesepakatan bisnis dalam aktivitas sosial tertutup, seperti minum kopi, bermain golf, maupun minum bersama daripada di ruang rapat. Selain memungkinkan Anda menyampaikan pesan dengan baik, kemampuan membangun hubungan dan berkomunikasi juga akan membuat Anda terkesan lebih positif di hadapan rekan bisnis sehingga mereka lebih mudah mempercayai dan menghormati Anda.

Meskipun demikian, kemampuan ini tidak dimiliki secara alami oleh sebagian besar dari kita, serta membutuhkan latihan, praktik, dan kerja keras selama bertahun-tahun. Meskipun tidak ada jalan pintas untuk menjadi pakar dalam membangun hubungan, berikut ini adalah beberapa tips dan trik untuk mengawali perjalanan kesuksesan bisnis Anda!

1. Awali Membangun Hubungan Sebelum Anda Membutuhkannya.

Jadi, kapan sebaiknya Anda mulai menghadiri acara-acara sosial dan menyebarkan kartu nama bisnis? Jawabannya adalah: sekarang. Mendaftarkan diri mengikuti acara dan pembicaraan yang berhubungan dengan bisnis adalah cara yang bagus untuk bertemu dengan orang-orang baru atau sekadar mengumpulkan informasi penting bagi acara sosial berikutnya yang Anda hadiri.

Informasi penting dan bermanfaat yang Anda dapatkan dari acara seperti itu mungkin akan membuat Anda lebih mampu membangun hubungan dengan seseorang yang berkecimpung di industri yang sama dengan Anda dalam acara sosial berikutnya!

Membangun hubungan di saat Anda tidak punya motif tersembunyi bisa memberikan hasil yang positif karena Anda akan lebih terkesan murah hati daripada mementingkan diri sendiri atau mempunyai “udang di balik batu”. Sudut pandang ini akan sangat membantu Anda dalam jangka panjang sehingga Anda mampu menciptakan dan mempertahankan hubungan yang lebih berkualitas, daripada jika memulainya di saat-saat akhir.

2. Bertemu Orang Lain.

Jadi, pada akhirnya Anda menghadiri acara sosial. Bagaimana cara Anda mendekati orang asing dan memulai pembicaraan? Jika insting pertama Anda adalah mendekati bar dan memesan minuman dingin untuk diri sendiri sementara menyusun strategi dan memilih target, inilah saatnya meningkatkan kemampuan bersosial Anda!

Masuklah ke dalam ruangan dengan penuh percaya diri, berdirilah dengan tegak dan tersenyum. Carilah wajah-wajah yang tampak ramah dan perkenalkan diri ANda. Sekalipun tidak menemukan kesempatan untuk langsung bertemu dengan orang lain, tidak perlu panik. Cara yang ampuh untuk memulai pembicaraan adalah dengan mengantre (baik untuk mendaftarkan diri, mengambil makanan, ataupun ke toilet). Di sisi lain, Anda juga boleh mendekati bar, asalkan berkomitmen untuk bercakap-cakap dengan orang lain yang sudah berada di sana!

Anda juga boleh mendekati orang yang mengadakan acara dan memperkenalkan diri. Selain itu, jika ada nama seseorang yang ingin Anda temui dan dekati dalam daftar peserta, tanyakan kepada seseorang apakah orang itu hadir dalam acara tersebut.

3. Tersenyum.

Seperti dijelaskan sebelumnya, senyum adalah senjata yang ampuh dalam membangun hubungan. Walaupun tidak harus selalu memulai atau membalas percakapan, jika terus bersembunyi di balik dinding sambil menyilangkan lengan di depan dada, Anda juga tidak terkesan dapat didekati.

Jadi, cobalah untuk relaks dan tampil sehangat dan sesantai mungkin karena hal ini akan membuka kesempatan bagi orang lain mendekati dan mulai bercakap-cakap dengan Anda. Poin ini sejalan dengan poin sebelumnya yaitu masuk ke ruangan dan mencari orang yang tampak ramah. Jadilah wajah yang ramah bagi orang berikutnya yang masuk ke ruangan. Anda tidak pernah tahu, orang itu mungkin saja lebih tegang daripada Anda!

4. Membangun Hubungan Dua Arah.

Inilah salah satu hal terpenting yang harus Anda ingat saat membangun hubungan: sifatnya dua arah. Hal ini berarti, setiap saat bertemu dengan seseorang, Anda juga harus banyak bertanya mengenai bisnis mereka selain menceritakan tentang bisnis Anda sendiri.

Selalu awali dengan pertanyaan dasar, nama, perusahaan, afiliasi, posisi, dll. Lanjutkan perkenalan dan pertukaran informasi dasar ini dengan pertanyaan berikut:

  • Produk atau jasa apa yang ditawarkan perusahaan Anda?

  • Siapa saja klien Anda?

  • Siapa yang berwenang menentukan pembelian?

  • Apa perbedaan Anda dengan pesaing di industri yang sama?

Sekarang, setelah mengajukan pertanyaan pendahuluan tentang pekerjaan, perhatikan langkah penting berikutnya:

5. Dengarkan Baik-Baik.

Di sebagian besar waktu kita mendengarkan ucapan orang lain, kita hanya menyusun respons jawabannya. Ini adalah respons alamiah manusia. Selain itu, sebagian besar dari kita juga khawatir bahwa jeda dalam percakapan akan dianggap sebagai kurangnya kecerdasan atau inisiatif. Akibatnya, jeda hening dalam pembicaraan dianggap harus selalu diisi dengan jawaban atau pendapat sebagai balasan. Namun, hal ini justru membuat sebagian besar dari kita mulai merencanakan jawaban selama orang lain masih menyampaikan pendapatnya!

Alih-alih hanya memikirkan respons pembicaraan, tenangkan pikiran Anda dan dengarkan baik-baik ucapan lawan bicara. Hal ini justru akan membantu Anda membangun hubungan lebih baik dengan orang lain! Jeda dalam percakapan mungkin bukanlah hal yang buruk. Di sisi lain, anggukan bijak setelah lawan bicara mengemukakan pendapatnya akan membuat Anda terkesan sebagai pendengar yang baik dan benar-benar memikirkan setiap pembicaraan! (Tentu saja Anda memang demikian).

6. Gunakan Peralatan dan Sistem untuk Mengelola Hubungan.

Setelah berhasil membangun hubungan baru, ada tantangan baru yang harus Anda hadapi. Bagaimana cara terus berhubungan dengan ratusan orang?

Pilihannya ada dua:

  1. Anda bisa mengatur kalender pengingat secara berkala (misalnya Google Calendar).

  2. Anda juga bisa menyimpan tugas-tugas secara berkala di aplikasi pengelolaan tugas.

Penggunaan sistem dan peralatan ini memungkinkan Anda mengotomatiskan proses “berhubungan” sehingga terasa lebih ringan, dan di sisi lain, waktu Anda pun terasa lebih luang.

Dalam kehidupan sehari-hari, kesan sangat menentukan kenyataan, dan hal ini paling sering terasa saat berinteraksi dengan orang yang belum pernah kita kenal sebelumnya. Bertemu dengan orang baru akan menciptakan kesan Anda di hadapan orang lain, juga kesan mereka saat pertama kali Anda temui.

Kesan pertama yang begitu berharga ini bisa berpengaruh panjang, jadi pastikan untuk menggunakan tips di atas dan memberikan pengaruh positif seperti yang juga Anda inginkan dari orang lain!

Tautan ke situs web eksternal ke Grup Asuransi Tokio Marine disediakan untuk kenyamanan dan informasi bagi Anda. Akan tetapi, kami tidak memberikan jaminan atau pernyataan (baik secara tegas, tersirat, undang-undang atau sebaliknya) terhadap akurasi atau kesesuaian pada konten tersebut karena konten ini tidak diubah atau diperbaharui oleh kami. Kami tidak mengesahkan produk atau jasa yang terdapat pada situs ini ataupun menyiratkan bahwa produk, jasa atau kegiatan yang ada di situs ini adalah selalu tercakup tercakup di dalam polis kami. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk kami, silahkan mengunjungi informasi produk kami atau hubungi kami.